Logo Brand

5+ Tips Tinggal di Rumah Mertua agar Tidak Sering Konflik

Saturday, 02 August 2025
Blog name

Bagi Moms dan Dads yang merupakan pengantin baru pasti memiliki pertimbangan untuk tinggal di rumah mertua atau tinggal di rumah sendiri bukan?

Ada beberapa pertimbangan mengenai apakah tinggal di rumah mertua setelah menikah adalah pilihan yang baik atau tidak.

Sebab, tidak semua pasangan langsung memiliki rumah sendiri setelah menjadi suami istri.

Kebanyakan pasangan baru mungkin memilih mengontrak atau tinggal bersama orang tua atau mertua dengan alasan masing-masing.

Nah, tinggal di rumah mertua ini adalah yang seru untuk dibahas.

Sebelum Moms memutuskan tinggal serumah dengan mertua atau terpisah, simak dulu artikel ini untuk pembahasan lengkapnya, yuk Moms dan Dads.

Baca juga: Kenali 10 Karakter Menantu Idaman yang Disayang Mertua


Dampak Tinggal di Rumah Mertua

cms image https://cdn.databerjalan.com/assets/images/store/2025-08-02T06:13:23.001Z_2bodytekstinggaldenganmertua.jpg


Berikut ini ada sisi positif dan negatif dari tinggal di rumah mertua yang bisa jadi pertimbangan

Dampak Positif Tinggal di Rumah Mertua

Segala sesuatu yang terjadi setelah menikah harus berdasarkan pertimbangan yang matang, termasuk untuk memutuskan akan tinggal di rumah mertua lebih dulu, atau mengontrak.

Beberapa hal positif saat memutuskan tinggal di rumah mertua adalah:

1. Hemat Biaya Hidup

Dengan "menumpang" di rumah orang tua, Moms tidak perlu membayar uang sewa kontrakan, sehingga Moms bisa menabung untuk kelak membeli rumah.

2. Ada yang Membantu Menjaga Anak

Ini penting saat Moms sudah memiliki anak, terutama jika Moms dan suami sama-sama bekerja.

Moms bisa mempercayakan anak-anak pada orang tua atau mertua sendiri.

3. Tidak Kesepian

Jika suami sedang dinas ke luar kota atau luar negeri, Moms tidak kesepian di rumah.

4. Ada Pihak yang Bisa Dimintai Pendapat

Ada orang yang bisa dimintai pendapat, nasihat, dan pertolongan secara langsung.

Dampak Negatif Tinggal di Rumah Mertua

Ternyata ada juga efek negatif yang mungkin bisa mempengaruhi rumah tangga Moms dan Dads, di antaranya:

1. Privasi Minim

Pengantin baru yang sedang hangat-hangatnya biasanya lengket seperti perangko dan senang bereksplorasi seks.

Tapi, di rumah mertua, Moms tentu merasa canggung saat akan bermesra-mesraan.

2. Menahan Diri untuk Berkonflik dengan Pasangan

Konflik dengan pasangan tentu tidak dapat dihindari. Tapi, kalau tinggal di rumah mertua, Moms harus menahan diri.

Kalau mertua sudah campur tangan, bisa-bisa mereka malah secara tidak obyektif membela anaknya sendiri yang tak lain adalah suami Moms.

3. Kemungkinan Berselisih dalam Pandangan Pengasuhan Anak

Beda generasi, beda pula metode pengasuhan anaknya.

Berbagai ilmu parenting yang Moms pelajari dari buku, Internet, atau bahkan seminar bisa jadi percuma kalau anak lebih banyak menghabiskan waktu bersama mertua yang memiliki pola pengasuhan berbeda.

4. Rawan Konflik Urusan Rumah Tangga

Urusan sehari-hari seperti memasak dan bersih-bersih bisa jadi penyebab konflik Moms dengan mertua, lho!

Sebagai menantu, Moms perlu belajar mengalah dan bersabar.

5. Tidak Bebas Membuat Keputusan Sendiri

Keputusan apa pun perlu dibicarakan dengan mertua, karena Moms tidak hanya tinggal berdua dengan suami.

Ini membuat kebebasan untuk memutuskan sesuatu jadi berkurang.

Baca Juga: Bukan Hanya Buah, Ini 8 Oleh-Oleh untuk Besan dan Mertua

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memutuskan Tinggal di Rumah Mertua


Akan tinggal di rumah mertua atau tidak, itu tentu akan menjadi keputusan berdua dari Moms dan Dads.

Apapun alasannya, jika tinggal di rumah mertua adalah jawabannya, tentu hal tersebut memiliki konsekuensi tersendiri.

Terdapat hal-hal yang perlu Moms pertimbangkan sebelum memutuskan untuk tinggal di rumah mertua:

1. Konflik akan Sangat Wajar Terjadi

Konflik sesekali wajar terjadi saat tinggal bersama orang lain.

Hidup bersama orang tua sendiri saja bisa ribut, apalagi jika tinggal bersama mertua yang baru dikenal setelah dewasa.

Jika saat Moms dan suami pacaran dulu hubungan Moms dengan mertua tampak baik-baik saja, belum tentu begitu setelah Moms tinggal dalam satu atap.

Karena lebih sering bertemu, karakter masing-masing akan lebih terlihat, dan hal ini bisa jadi penyebab konflik dalam rumah tangga.

2. Pertimbangkan Lamanya Waktu Tinggal di Rumah Mertua

Mungkin Moms mempertimbangkan untuk tinggal sementara di rumah mertua atau orang tua sampai memiliki rumah sendiri.

Namun, perlu Moms tahu bahwa terkadang mencari rumah yang sesuai keinginan dan budget tidaklah sebentar.

Sebelumnya, Moms juga perlu waktu untuk menabung demi DP rumah dan belum tentu KPR langsung disetujui.

3. Pertimbangkan untuk Memisah Area Meski Berada di Rumah yang Sama

Moms bisa mempertimbangkan tinggal serumah dengan ayah dan ibu mertua jika area Moms dan mertua terpisah.

Misalnya, lantai satu adalah "daerah kekuasaan" mertua, sedangkan lantai dua sepenuhnya milik Moms dan suami.

Atau, jika Moms tinggal di paviliun. Dengan demikian, masing-masing tetap punya area pribadi meski tinggal berdekatan.

Baca Juga: 14 Kado untuk Ibu Mertua Agar Semakin Akrab, Simak Moms!